Dalam dunia kecantikan dan perawatan kulit, inovasi terbaru terus dikembangkan untuk mendapatkan hasil kulit sehat dan glowing. Salah satu inovasi perawatan kulit yang sering menjadi sorotan akhir-akhir ini adalah PDRN (PolyDeoxyRiboNucleotide). Bahan ini umumnya didapatkan dari ikan salmon atau salmon trout.
Meskipun terdengar sama, PDRN Salmon dan PDRN Salmon Trout memiliki perbedaan untuk proses regenerasi kulit. Untuk memahami perbedaan keduanya dan manfaat PDRN Salmon Trout untuk kulit sehat, Pyfaesthetic berdiskusi dengan dr. Leroy Lucano, M.Biomed (AAM) dari Laluna Klinik Palangkaraya. Simak penjelasan lengkapnya!
Apa Itu PDRN Salmon Trout?
Menurut penjelasan dr. Leroy, “PDRN adalah fragmen DNA yang diekstraksikan dan dimurnikan dari sel sperma ikan, biasanya dari ikan salmon (Oncorhynchus keta) atau salmon trout (Oncorhynchus mykiss).”
“Meskipun sumbernya terdengar tidak biasa, proses pemurnian modern memastikan produk akhir aman, steril, dan bebas dari protein yang dapat memicu reaksi alergi.”
Cara kerja PDRN di kulit sangat unik, dengan dua mekanisme utama berikut.
1. Aktivasi Reseptor A2A: PDRN mengaktifkan reseptor adenosin A2A pada sel-sel kulit (fibroblas). Aktivasi ini memicu sinyal untuk menenangkan kemerahan, menjaga kondisi sehat kulit, dan yang terpenting, menjaga level kolagen.
2. Menyediakan Bahan Baku DNA: PDRN menyediakan nukleosida dan nukleotida yang siap pakai untuk “jalur penyelamatan” (salvage pathway) kulit. Proses ini seperti menyediakan batu bata jadi untuk membangun kembali DNA sel yang rusak, sehingga proses regenerasi sel menjadi jauh lebih efisien.
“Singkatnya, PDRN “menipu” kulit untuk percaya bahwa ia sedang dalam mode perbaikan, sehingga kulit bekerja lebih keras untuk meremajakan dirinya sendiri.” dr. Leroy menjelaskan.
Perbedaan PDRN Salmon dan PDRN Salmon Trout
Meskipun sama-sama berasal dari DNA ikan, PDRN Salmon dan PDRN Salmon Trout memiliki beberapa perbedaan yang bisa menjadi pembanding.
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa PDRN dari salmon dan salmon trout memiliki skor penyembuhan luka dan regenerasi kulit yang hampir sama. Namun, perbedaan di antara keduanya berada pada panjang fragmen DNA.
PDRN Salmon memiliki panjang fragmen yang lebih heterogen, sehingga memiliki risiko inflamasi yang sedikit lebih tinggi. Sementara itu, PDRN Salmon Trout memiliki panjang fragmen yang lebih stabil atau sama dengan kemurnian yang lebih baik, sehingga risiko inflamasi lebih rendah.
Salmon trout hidup di air yang lebih dingin dan stabil, membuat DNA-nya lebih stabil sehingga hasil ekstraksi DNA lebih baik.
Manfaat PDRN Salmon Trout
PDRN Salmon Trout efektif membuat kulit tampak lebih sehat dan glowing. Menurut penjelasan dr. Leroy, hal tersebut dikarenakan PDRN bekerja untuk membantu merawat dan meremajakan kulit.
Dengan kata lain, PDRN tidak hanya menutupi masalah pada permukaan kulit, melainkan menjaga kondisi kesehatan kulit secara mendalam. Dengan menjaga konsentrasi kolagen dan elastin, PDRN membuat kulit menjadi tampak lebih kenyal, padat, dan bercahaya, memberikan efek glowing alami.
PDRN juga membantu kulit menjadi lebih sehat dengan membantu memperbaiki skin barrier (pelindung kulit) yang rusak. Kondisi ini ditandai dengan kulit kering, kemerahan, dan sensitif. PDRN membantu menenangkan kulit yang mengalami kemerahan, sekaligus menjaga tampilan struktur kulit.
Tidak hanya itu, PDRN Salmon Trout juga meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit. PDRN membantu menjaga asam hialuronat secara alami dan mengikat air. Hasilnya, kulit terasa lebih lembap dan terhidrasi dari dalam. Sementara itu, PDRN juga menjaga kolagen dan elastin agar kulit lebih kencang dan kenyal. Hasilnya, tampilan garis halus dan kerutan berkurang.
Siapa yang Membutuhkan Treatment dengan PDRN Salmon Trout?
Treatment menggunakan PDRN Salmon Trout dapat dilakukan pada semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif sekalipun.
Treatment ini bisa direkomendasikan untuk siapa saja, tetapi terutama untuk mereka yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dini, misalnya usia 25 tahun ke atas. Namun, mereka yang lebih muda dengan masalah kulit seperti bekas jerawat atau kulit sensitif juga bisa mendapatkan manfaat dari treatment PDRN Salmon Trout.
PDRN Salmon Trout dapat membantu berbagai permasalahan kulit seperti munculnya tanda penuaan dini, bekas jerawat, kulit sensitif dan kemerahan, hiperpigmentasi, kulit kusam, hingga tampilan stretch mark. Jenis kulit kering dan dehidrasi akibat kerusakan skin barrier, kulit sensitif, berjerawat, dan menunjukkan tanda-tanda penuaan dini sangat cocok dengan treatment ini.
Prosedur Treatment PDRN Salmon Trout
1. Efek Samping
Treatment PDRN, terutama dalam bentuk perawatan profesional cocok dan aman untuk semua jenis kulit, serta minim efek samping. PDRN dirancang untuk menenangkan kulit. Efek samping yang mungkin terjadi sangat minim dan bersifat sementara, misalnya kemerahan di area perawatan.
Efek samping ini biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa jam hingga beberapa hari. Namun, bagi individu dengan alergi seafood, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
2. Jadwal Perawatan untuk Hasil Optimal
Hasil optimal tidak bisa didapatkan dalam sekali treatment. Umumnya, diperlukan serangkaian perawatan. Berdasarkan protokol umum, pasien disarankan untuk menjalani 3-4 sesi treatment dengan jarak waktu 2-4 minggu antar sesi. Jumlah pasti dan jaraknya akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi kulit dan tujuan yang ingin dicapai.
Setelah rangkaian awal selesai, hasilnya bisa bertahan cukup lama. Untuk menjaga kulit tetap prima, sesi maintenance atau perawatan lanjutan dapat dilakukan setiap 4-6 bulan sekali.
3. Persiapan Sebelum Tindakan
Sebelum tindakan, langkah paling penting adalah konsultasi. Diskusikan riwayat kesehatan, alergi (terutama ikan/seafood), dan ekspektasi hasil dengan dokter.
Sebelum melakukan treatment, hindari mengonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin, ibuprofen, atau suplemen tertentu (minyak ikan, vitamin E) selama beberapa hari untuk mengurangi risiko memar. Pastikan juga kulit tidak sedang dalam kondisi iritasi berat, infeksi, atau terdapat luka terbuka di area yang akan dilakukan treatment.
4. Perawatan Pasca Tindakan
Setelah tindakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah infeksi atau iritasi kulit. Hindari menyentuh area yang mendapatkan treatment untuk mencegah infeksi.
Selain itu, jaga kebersihan dan kesehatan kulit dengan menggunakan pembersih wajah yang lembut, serta oleskan pelembap yang menenangkan (soothing) dan tabir surya dengan minimal SPF 30+ setiap hari. Pasca treatment, kulit sedang berada dalam proses regenerasi, sehingga lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Terakhir, hindari aktivitas seperti olahraga berat, berenang, sauna, atau steam selama 24-48 jam pertama untuk meminimalkan bengkak dan iritasi.
Bellegen Skin Booster, The Secret to Timeless Beauty
Ingin treatment PDRN Salmon Trout dengan kualitas terbaik? Dapatkan manfaat PDRN Salmon Trout dengan Bellegen Skin Booster yang mengandung (PDRN) Trout 15.000 ppm, substansi aktif yang dapat membantu regenerasi kulit, memperbaiki skin barrier, dan mengurangi tampilan kerutan halus, membuat kulit kamu tampak glowing dan awet muda. Dapatkan treatment Bellegen Skin Booster dari Pyfaesthetic di berbagai klinik kecantikan!